Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Melihat Dengan Hati, Hati.

Sore itu hujan deras, aku duduk di kedai kopi. Baru saja menyelesaikan project terakhir dari UAS dengan  hati yang cukup lega. Setelah segala hiruk pikuk semester 6 dan bergelut dengan modul dan riset  akhirnya pengumpulan tugas terakhir telah bertemu tombol submit. Aku mencoba merefleksikan kembali hidup yang telah aku jalani belakangan ini. Lalu mengelola dan menata diri untuk menjadi lebih baik ke depannya. Aku berkaca pada hari-hari yang telah aku lewati. Kemudian bergumam, "sebenarnya siapa aku saat tidak ada orang lain yang melihatku?" Aku baru saja membaca tulisan Kak Rakean di Medium dengan judul "Wanginya Saf Pertama," beliau capture it beautifully bahwa terkadang diperlukan nudge sederhana untuk mendorong kita menjadi lebih baik. Entah itu berupa keharuman sajadah untuk memperpanjang sujud agar lebih lama ataupun hal lain yang menuntun mu untuk memperpanjang retensi kebaikan bahkan ketika realitas yang sangsi terhadap prinsip mu. Sebab pada akhirnya, ki...

Postingan Terbaru

Midnight Rain

Jejak di Pasir Waktu: Aku & Keraguan Terhadap diri sendiri

Menyemburat Burnout : Kegiatan Nirmakna

Contemplating from 214,3 miles Away

Dear Za.. Menjejaki Lembah & Memutar Tengkuk

Tips Konsisten Pakai Jilbab

NEVER ENDING GOAL

PUBLIC SPEAKING 101

RAMADHAN TO DO LIST

3 HABITS THAT CHANGED MY LIFE